DIALOG TIMUR-BARAT: Vasudeva Datta Murid Sri Krsna Caitanya dan Yesus Kristus, Mana Yang Lebih Kasih?

DIALOG TIMUR-BARAT: Vasudeva Datta Murid Sri Krsna Caitanya dan Yesus Kristus, Mana Yang Lebih Kasih?

By Administrator, on December 14th, 2009
i
Rate This

Quantcast

//

Dikutip dari Buku “DIALOG TIMUR-BARAT”

Pastur Hart: Jika Anda merasa bahwa perbandingan antara Yesus Kristus dan Sri Chaitanya tidak sepadan…

Satyaraja Dasa: Saya tidak mengatakan bahwa perbandingan itu tidak sepadan. Tetapi perbedaannya juga jangan diabaikan.

Pastur Hart: Baiklah, apakah ada seseorang dalam tradisi Veda yang Anda pikir akan lebih tepat untuk diperbandingkan dengan Yesus Kristus?

Satyaraja Dasa: Ada satu kepribadian yang sangat spesial, penyembah agung Sri Chaitanya. Namanya adalah Vasudeva Datta. Dalam keseluruhan tradisi Veda mungkin tidak ada seorang pun yang berbelas kasih atas penderitaan roh-roh  yang jatuh di dunia material ini seperti yang Beliau perlihatkan. Rasa belas kasihnya tidak ada bandingannya.

Vasudeva Datta memohon kepada Sri Chaitanya dalam cara yang secara persis mengingatkan kita pada Yesus Kristus. “Hati hamba hancur” beliau mengutarakan pada Sri Chaitanya, “menyaksikan penderitaan mereka. Hamba mohon Anda berkenan mengambil reaksi dosa semua makhluk hidup, dan menempatkannya di atas kepala hamba. Biarlah hamba yang menanggung penderitaan atas semua dosa mereka”.

Vasudeva Datta ingin menderita untuk selamanya di neraka jika hal itu dapat meringankan penderitaan semua makhluk hidup. Vasudeva Datta tidak membeda-bedakan. Seluruh 8.400.000 jenis kehidupan berhak mendapatkan karunianya. Beliau tidak menghindari satu pun di antara mereka. Cinta-kasih beliau merangkul semuanya.

Kadangkala dikatakan bahwa jika Anda adalah orang baik-baik, dan Anda berserah diri kepada Yesus-atau hanya beriman saja-maka Anda dibebaskan dari segala reaksi dosa. Kita mendengar hal ini berulang kali-“Yesus mati untuk dosa kita”! Tapi Vasudeva Datta ingin menerima dosa setiap orang-apakah mereka pengikutnya ataupun bukan. Apakah mereka memiliki kepercayaan atau keimanan kepada beliau ataupun tidak.

Sebenarnya, Anda mesti membaca cerita ini di dalam Chaitanya Charitramrita (madhya 6). Cerita ini menyayat hati. Dan sangat mengingatkan akan cinta kasih Yesus Kristus. Kenyataannya Vesudeva Datta diagungkan dalam teks itu sebagai “kepribadian pengorbanan” itu sendiri, dan sebagai “Cinta Kasih Universal” itu sendiri.

Pastur Hart: Sangat menarik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s