TUHAN Hindu ada berapa..??

Umumnya, baik orang Kristen maupun Islam, dalam rangka menguatkan keimanan pengikutnya dan menunjukkan agama sebagai yang paling benar, mereka langsung men-judge atau menghakimi secara negatif terhadap agama seniornya, yaitu agama Hindu. Padahal, mereka sama sekali belum pernah melihat satu huruf pun dalam kitab suci agama Hindu. Salah satunya adalah bahwa Tuhan agama Hindu adalah banyak. Apakah benar?

Ada hal yang perlu digaris bawahi, mereka mengganggap Tuhan dan dewa adalah sama. Dewa adalah ciptaan Tuhan, di mana dewa Brahma merupakan ciptaan Tuhan paling pertama sekaligus sebagai makhluk hidup pertama yang diciptakan Tuhan.

Varaha Purana:
narayanah paro devas
tasmaj jatas caturmukhah
tasmad rudro’bhavad devah
sa ca sarva-jantam gatah
(Narayana adalah Tuhan Yang Mahaesa, Dewa Brahma yang berkepala empat lahir dari Beliau begitupula Dewa Rudra/Siva yang mengetahui segala sesuatu tercipta dari Beliau)

Maha Upanisad 1:
eko vai narayana asin
na brahma na isano napo nagni
saman neme dyav-aprthivi
na naksatrani na suryah
(Pada awal ciptaan yang ada hanya Narayana. Tak ada dewa Brahma, dewa Siwa, api, bulan, bintang dilangit ataupun matahari)

Brahma-samhita 5.48:
yasyaika-nisvasita-kalam athavalambya
jivanti loma-vila-ja jagad-anda-nathah
visnur mahan sa iha yasya kala-viseso
govindam adi-purusam tam aham bhajami
(Maha Visnu adalah penjelmaan Sri Krsna di alam fana. Semua alam semesta yang tak terhitung
jumlahnya tercipta dan terlebur melalui nafas Beliau. Demikian hamba hanya menyembah
Govinda, sebab dari segala sesuatu. Doa pujian Dewa Brahma kepada Sri Krsna)

Atharva Veda, Gopala Tapani Upanisad 1.24:
“yo brahmanam vidadhati
purvam yo vai vedam’s ca
gapayati smah krsnah”
(Beliau yang sudah ada sebelum adanya Dewa Brahma, yang memberikan pengetahuan Veda dan yang membebaskan Dewa Brahma dari sifat kebodohan adalah Sri Krsna)

Bhagavad-gita 7.23
Orang yang kurang cerdas menyembah para dewa, dan hasilnya terbatas dan sementara. Orang yang menyembah para dewa pergi ke planet-planet para dewa, tetapi para penyembah-Ku akhirnya mencapai planet-Ku yang paling tinggi.

Bhagavad-gita 9.25
Orang yang menyembah dewa-dewa akan dilahirkan di antara para dewa, orang yang menyembah leluhur akan pergi ke leluhur, orang yang menyembah hantu dan roh halus akan dilahirkan di tengah-tengah makhluk-makhluk seperti itu, dan orang yang menyembah-Ku akan hidup bersama-Ku.

Bhagavad-gita 10.2
Baik para dewa maupun resi-resi yang mulia tidak mengenal asal mula maupun kehebatan-Ku, sebab, dalam segala hal, Aku adalah sumber dewa-dewa dan resi-resi.

Bhagavad-gita 10.14
O Krsna, hamba menerima sepenuhnya sebagai kebenaran segala sesuatu yang sudah Anda sampaikan kepada hamba. O Tuhan Yang Maha Esa, baik para dewa maupun para raksasa tidak dapat mengerti kepribadian Anda.

Bhagavad-gita 10.15
Memang, hanya Anda sendiri yang mengenal Diri Anda atas tenaga dalam milik Anda, o kepribadian yang paling Utama, Asal mula segala sesuatu, penguasa semua makhluk hidup, Tuhan yang disembah oleh para dewa, penguasa jagat!.

Bhagavad-gita 11.31
O penguasa semua dewa, yang mempunyai bentuk yang begitu ganas, mohon beritahukan kepada hamba siapa Anda? Hamba bersujud kepada Anda; mohon memberi karunia kepada hamba. Anda adalah Tuhan Yang Maha Esa yang asli. Hamba ingin mengetahui tentang Anda, sebab hamba tidak mengetahui apa maksud Anda.

Rg.Veda X. 129.6 “Setelah diciptakan alam semesta dijadikanlah Dewa-dewa itu”

Manawa Dharmasastra 1. 22 “Tuhan yang menciptakan tingkatan Dewa-Dewa yang memiliki sifat hidup dan sifat gerak”

Jelas sudah perbedaan antara Tuhan dan dewa. Ada berapa jumlah dewa? Dari triliunan alam semesta, kita hanya tinggal di satu alam semesta yang dikuasai dewa Brahma. Ada 14 tingkatan alam dalam semesta ini, di Svarga loka (surga) ada 33.000.000dewa-dewi. Bukan ratusan atau ribuan, tetapi tiga puluh tiga juta. Ingat, tiga puluh tiga juta.

Lalu, siapakah dewa tertinggi? Mau tidak mau, tahu tidak tahu, dewa tertinggi adalah dewa Siva, sehingga beliau juga dikenal dengan nama Mahadewa (Maha=suku kata yang menunjukkan tinggi). Dewa Siva adalah satu-satunya dewa yang kekal, tidak dapat termusnahkan.

Sehingga, pada saat yang sama, Siva dan Krishna itu sama, tetapi pada saat yang sama pula keduanya berbeda:

ksiram yatha dadhi vikara-visesa-yogat
sanjayate na hi tatah prthag asti hetoh
yah sambhutam api tatha samupaiti karyad
govindam adi purusam tam aham bhajami
artinya :
Seperti halnya Krsna seperti susu, kemudian susu berubah menjadi susu asam karena tercampur unsur-unsur asam (dewa Siwa), namun susu asam tidak beda dari susu tetapi pada saat yang sama keduanya berbeda pula. Seperti itulah kedudukan Krishna dan Siwa. Hamba sembah Govinda, Tuhan Yang Asli, yang menjadi asal keberadaan Siwa untuk melaksanakan fungsi peleburan alam material. (Brahma Samhita 5.45)

Srila Prabhupada, pendiri ISCKON mengatakan, kalau kita butuh kebutuhan material atau ekonomi, kita bisa memohon kepada dewa Siva, tapi harus sungguh-sungguh. Ucapkan Om Nama Siva Ya. Niscaya akan terkabul, saya waktu ini juga dapat japa untuk dewa Siva, dan astungkara saya bisa beli alat ketik ini. Om Nama Siva ya. Segala pujian kepada dewa Siva, dewa yang maha agung, penguasa para dewa.

eko narayanad na dvityo sti kascit
Tuhan itu hanya satu tiada duanya yaitu Narayana
(Tri Sandhya bait ke-2)

jd masihkah kalian beranggapan hindu berTUHAN banyak..????

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s