Catur Marga Yoga

Catur marga yoga yakni Empat jalan untuk mencapai kesempurnaan (Moksa) oleh umad manusia.
Bagian-Bagianya yakni :

1. Jnana Marga Yoga:
menerapkan ilmu pengetahuan untuk orang banyak contohnya yang dilakukan Albert Einstein, beliau dapat dikatakan sebagai Jnana Yogi atau orang yang melaksanakan jnana yoga
2. Karma Marga Yoga: berbuat baik kepada seluruh makhluk hidup, nah kalau seseorang berbuat baik pd oranglain, brarti melakukan karma yoga
3. Bhakti marga yoga: sembahyang kepada Tuhan
4. Raja Marga Yoga
Nah, yg no 4 ini terbagi lagi menjadi 8 jenis
Salah satunya adalah:

Asana (gerakan yoga tentang sikap badan = ini yang umum dikatakan sebagai Yoga untuk menyehatkan badan)

Pranayama (mengatur nafas)
Berikut penjelasan

ke delapan jenis Raja Yoga:
a. Yama ( larangan )
Yama yaitu disiplin penahanan diri terhadap keinginan atas nafsu artinya yama merupakan suatu bentuk larangan yang harus di lakukan oleh seseorang dari segi jasmani,misalnya dilarang membunuh ( Ahimsa ), dilarang berbohong ( satya ), pantang menginginkan sesuatu yang bukan miliknya (Asetya ), pantang berhubungan seksual ( Brahmacari )
b. Nyama
Nyama adalah pengendlian diri yang lebih bersifat rohani, misalnya sauca ( tetap suci lahir batin ), Santosa ( selalu puas dengan apa yang datang ), Swadhyaya ( mempelajari kitab kitab keagamaan ), dan selalu berbakti kepada tuhan.
c. Asana
Asana yaitu sikap duduk yang meyenangkan, teratur dan disiplin.
d. Pranayama
Pranayama merupakan mengatur pernafasan sehingga menjadi sempurna melalui tiga jalan antara lain Puraka ( menarik nafas ), Kumbhaka ( yaitu proses menahan nafas ), dan Recaka ( mengeluarkan nafas ).
e. Pratyahara
Pratyahara yaitu mengontrol dan mengendalikan indria dari ikatan obyeknya, sehingga orang dapat melihat hal hal suci.
f. Dhyana
Dhyana yaitu pemusatan pikiran yang tenang, tidak tergoyahkan kepada suatu obyek. Dhyana dapat dilakukan terhadap ista dewata.
g. Dharana
Dharana yaitu usaha usaha untuk menyatukan pikiran dengan sasaran yang diinginkan.
h. Samaddhi
Samaddhi yaitu proses penatuan atman ( sang diri seajti dengan Brahman ).
Puasa itu juga adalah Yoga.
Puasa, berasal dari bahasa Sanskerta “UPAWASA” yang artinya tidak makan atau minum.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s