Weda Sebagai Sumber dan Kitab Suci Agama Hindu.

Tiap Agama mempunyai kitab suci yg mnjadi sumber keyakinan dan kpercayaan kepada Tuhan,disamping sumber etik dari tingkah laku seseorang.

Agama bukan saja mengajarkn soal hidup sesudah mati,tetapi juga apa yg harus dbuat selama hidup d dunia.Agama mempunyai peraturan-peraturan yg berbentuk susila,dan barang siapa yg mlanggarnya akan mndapat hukuman penderitaan di Dunia dan di Akhirat,sebaliknya barang siapa yg menaati dan mlaksanakan perattran2 agama itu dg sbaik2nya,akan mndapat kebahagian di dunia dan akhirat.

Bagi umad Hindu sumber Agama adalah Weda dan Dharmacastra.Weda a/ wahyu yg d turunkan melalui Maharesi2 lebih dari 4000 tahun yg lalu.
Ajaran Manu yg d tulis oleh Bhagawan Bhrgu dlm Manawa Dharmacastra II. 10. Menyebutkan.
Crutistu Wedo Wijnejo dharma castram tuwai smrih,te sarwartheswam imammsye tabhyam dharmohi nirbabhau.
Artinya:
ssunggunya Cruti(wahyu) itu adalah weda,dmikian pula yg di sebut smrti adalah Dharma Castra,keduanya ini tdx boleh d ragukan dlm hal apapun juga kdrena keduanya adalah kitab suci yg menjadi sumber dari Dharma.

Dalam kaitanya antara Weda dg smrti,weda itu lebih dulu ada dari smrti,jd dg demikia maka Wedalah yg menjadi sumber paling utama dari Agama Hindu.Jelas d sebutkan disini bahwa Weda itu adalah wahyu bukan buatan maharsi atau manusia,dg demikian Agama Hindu bukan agama budaya hasil ciptaan manusia.

Ada beberapa hal yg menonjol dari Weda yg patut d jelaskan supaya jangan menimbulkan salah tafsir bagi orang yg menimbulkan tidax memahaminya yaitu:

1.Dalam weda kita melihat pula ajaran2 yg tampaknya seperti polytheis,memuja banyak dewa,sehingga spintas timbul anggapan bhwa Tuhan itu banyak…
Padahal Weda adalah monotheisme,tp dlm penghayatan yg agak brbeda dg agama2 monotheis lainya.
Weda adalah agama untuk manusia masa lampau,manusia sekarang dan manusia yg akan datang.Weda adalah sanatana dharma yaitu agama yg abadi dan bisa hidup spanjang jaman.Bentuk polyteisme yg monotheisme dlm weda dpat di lihat dari mantra Tri sandya bait ke 3 yakni:
Om twan ciwah,twam Mahadewa,Iswara,Parameswara,Brahma,Wisnucca,Rudrasca,Purusah parikirtitah
artinya :
Tuhan yg d sebut dg nama Ciwa,Mahadewa,Iswara,Parameswara,Brahma,Wisnu,dan Rudra.Tuhan adalah asal mula dari sgala
yg ada.Demikianlah Tuhan dipuja selalu.

Jd Dewa2 itu walaupun dbayangkan bnyak tapi sbenarnya tidak lebih dari sifat srta fungsi dari Tuhan yg satu(Esa).
Ambil contoh matahari dg sinar2nya,yg d gunakan oleh Umad Hindu sbg kiasan.Matahari yg satu ini mempunyai sinar banyak,para ahli menyebutnya dg sinar ultra merah,sinar ultra violet,dll.Dan stiap sinar ini mempunyai khasiat,ciri,warna dg kegunaan masing.Seolah2 ada sinar banyak yg keluar dari sumber yg banyak pula,tetapi nyatanya semua sinar itu adalah berasal dari matahari yg satu.Matahari yg satu ini mempunyai fungsi banyak,matahari yg satu ini mempunyai sinar yg masing2 mempunyai kekuatan dan kegunaan yg brbeda2.
Itulah sebabnya dalam Agama Hindu kekuatan2 Tuhan Yang Maha Esa itu d sebut Dewa,karena asal katanya “Div”yg artinya sinar..

Mengapa para sarjana memisah2kan dan memberi nama lain sinar2 itu, padahal semua sinar itu adalah sinarnya matahari.?Salahkan kalau sinar2 kekuatan Tuhan d personifikasikan dan di berikan nama2 yg berbeda??

2.Weda mempunyai keluwesan,tidax kaku,namun tidak berubah inti hakekatnya.
Weda di ibaratkan seperti bola karet yg melengket,kemanapun dia d gelindingkan,maka tanah yg d lalui itu melengkdt,membri warna baru pada bola karet itu,namun inti karet itu tdx berubah,demikian pula bentuknya yg bundar,hanya warnanya berubah sesuai dg daerah yg d lalui,kalau lewat d pasir,maka bola karet itu membentuk bola pasir dmikian kalau melewati tanah merah maka akan terjadi bola tanah merah,karena kalau d belah inti bola ini akan tetap sama.

Begitulah Agama Hindu,ajara Wedanya tetap abadi,intinya tdx berubah hanya bagian luarnya yg bervariasi,menyesuaikan diri dg budaya setempat di mana Agama itu berkembang.Agama Hindu di india brbeda dg Agama Hindu d jawa,Dan berbeda pula dg Agama Hindu di bali,tetapi perbedaanya ini hanya bagian luarnya saja..

5 responses to “Weda Sebagai Sumber dan Kitab Suci Agama Hindu.

  1. Nice words about the eternal cosmic law. Thanks for sharing. Be blessed!

  2. Very informative! Thanks for sharing.

  3. @caitlin
    @george
    thank you for your visiting…. :-)

  4. Ping-balik: Nabi Muhammad Nabi Umat Hindu - Catatan Perjalanan Spiritual, Pengembangan Diri, Ide, informasi, Hobi, Ilmu Dan Pikiran .To Reach Highest Human Potentiality. - FajarNurzaman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s